Pride of Nations Game Review

Pride of Nations Game ReviewPride of Nations adalah game strategy murni. Pernyataan ini untuk menegaskan bahwa Pride of Nations tidak punya tendensi ke arah genre lain seperti RPG atau action sebagaimana tren game strategy belakangan ini. Paradox bahkan lebih fokus menghadirkan data historis yang akurat ketimbang mendesain user interface yang lebih friendly. Mimpi buruk bagi para pemula akan semakin menjadi-jadi seandainya mereka kemudian menyadari bahwa game ini nyaris sepenuhnya berbasiskan grafik statis!

Mengambil setting pada masa kolonial sekitar 1850-1920, anda bisa bermain sebagai salah satu dari delapan negara besar masa itu, yakni Inggris, Amerika, Perancis, Rusia, Austria, Prusia (Jerman), Italia, dan Jepang. Jangan khawatir, anda tidak memulai dari nol, tetapi cukup mengembangkannya saja. Bahkan, agak berbeda dengan game sejenis, memenangkan pertempuran tidaklah terlalu krusial. Game ini menggunakan poin Prestige untuk menentukan siapa pemenang dan siapa pecundang. Poin Prestige tidak melulu didapat dari peperangan, tetapi juga dari diplomasi, perdagangan, maupun kolonialisasi. Untuk mengakses keempatnya, Pride of Nations menyediakan empat mode khusus, yakni Military, Economical, Colonial, dan Decisions mode. Tiap-tiap mode dengan user interface berbeda. Hal ini semakin rumit karena keempat mode tersebut masih dibagi lagi menjadi sub-mode. Sub-mode ditujukan untuk membangun fasilitas atau prasarana (Economical mode) atau merekrut dan melatih pasukan (Military mode).

Pride of Nations menggunakan turn-based system dalam permainannya. Anda bisa mengatur apapun selama masih giliran anda. Anda bahkan bisa membatalkan putusan sepanjang tombol End Turn belum ditekan. Setiap turn berlangsung selama 15 hari permainan. Uniknya, anda tak perlu menunggu atau melihat lawan anda melakukan gilirannya. Baik anda maupun lawan anda melakukan dan memutuskan strategi dalam satu waktu. Ketika anda menekan End Turn, game kemudian akan mengkalkulasi pergerakan anda dan lawan anda. Sayangnya, meski tak ada 'waktu tunggu', proses kalkulasi dan loading-nya tetap cukup lama. Jika memutuskan untuk menyerang posisi lawan, setelah end turn, anda akan mendapatkan konklusi dari hasil pertempuran --siapa yang menang dan berapa unit pasukan yang tewas. Tak ada animasi pertempuran! Sebuah game yang tampaknya hanya cocok untuk para hardcore dan veteran game strategy.